Kenapa back to WTK 2.5.2? Soalnya itu yang paling simpel.
Semoga bermanfaat!
NB:
- WTK 2.5.2 paling ringkas. Kalau WTK 2.5.0 terlalu jadul
Application.Initialize;
form1 := TForm1.Create(Application);
form1.Show;
form1.Update;
Sleep(1000);
form1.run; // di method ini ada pemanggilan fungsi ShellExec
form1.Close;
Ini adalah rancangan basis data untuk aplikasi ANP. Silahkan dicermati :
(Draft)
NB :
Artikel ini khusus untuk seorang Siswa nun jauh di Lampung, namun karena topiknya umum, maka saya publish saja di Blogs.
Aplikasi yang dikembangkan adalah aplikasi Visual Basic yang akan memproses data Inbox dan mengirimkan balasannya ke Outbox, yang selanjutnya akan diolah oleh S3 untuk dikirimkan penerima pesan.
Baik S3 maupun aplikasi VB beserta pendukungnya disimpan ke dalam file TechSupport.rar. Extract isinya ke folder tertentu, yaitu berikut ini:
Jalankan Netbeans 6.1 (atau 6.0,6.01 juga berfungsi dengan baik), dan pilih menu File->Open Project. Arahkan ke folder tempat TechSupport.rar di extract.
Aplikasi S3 adalah pada folder SmsServer. Tekan tombol Open Project. Maka, akan muncul dialog keterangan berikut:
Ini adalah tantangan pertama bagi Anda. Dialog ini menginformasikan bahwa terdapat referensi ke satu atau beberapa file/proyek Java yang tidak bisa ditemukan. Lihat bagaimana jendela Netbeans mengindikasikan hal tersebut.
Icon tanda seru merah dan peringatan kuning pertanda bahwa ada dependensi yang tidak bisa ditemukan. Sekarang, klik kanan pada proyek SmsServer, dan pilih Resolve Reference Problems..
Maka akan ditampilkan dialog Resolve Reference Problem bagi proyek S3.
Terdapat dua dependensi yang tidak dipenuhi, maka selanjutnya klik salah satu dependensi, dan tekan tombol Resolve..
Mulai dengan SMSGateway, dan arahkan ke folder SMSGateway pada folder yang sama dengan folder SmsServer.
Hal yang serupa lakukan juga pada dependensi Core, sehingga nanti kondisi sistem akan membaik, sepert ini :
Tekan Close.
Masih ada yang harus diselesaikan, perhatikan icon Proyek berikut, klik kanan, ..
…dan pilih Open Required Projects.
Maka Netbeans akan membuka proyek-proyek yang memiliki ketergantungan terhadap proyek ini. Nah, dan disitulah masalahnya. Karena, pada proyek yang dependen tersebut, masih ada masalah dengan Reference-nya. Seperti berikut ini ditampilkan.
Yang pertama-tama perlu diperbaiki adalah proyek Core,karena ia memiliki ketergantungan terhadap proyek CoreSystem dan (mungkin, lihat Catatan No. 1) juga referensi ke file mysql-connector-java-5.0.4-bin.jar. karena CoreSystem tidak memiliki ketergantungan, maka ia tidak terlihat mengalami masalah bukan?. Klik kanan proyek Core, pilih Resolve Reference Problems, dan selesaikan dependensinya berdasarkan cara penyelesaian sebelumnya. Khusus untuk file mysql-connector-java-5.0.4-bin.jar, pada file distribusi TechSupport.rar, Anda dapat mencarinya dibawah folder SmsServer/dist/lib. Kopikan file mysql-connector-java-5.0.4-bin.jar tersebut ke folder lain, misal ke folder yang sama dengan SmsServer, kemudian lakukan referensi ke file tersebut (karena, file-file di bawah dist/lib akan dihapus setiap kali perintah Clean-Build dijalankan). Ini yang saya maksudkan.
Kemudian hal yang sama lakukan juga pada proyek SMSGateway (membutuhkan Core dan CoreSystem). SMSGateway juga membutuhkan referensi ke comm.jar milih Java COMM API. Cari file comm.jar pada folder commapi. Namun itu belum cukup. Karena ada beberapa langkah yang dibutuhkan agar Java COMM API bisa mendeteksi COMM Port dengan baik, yaitu :
Itu benar, memang agak berlebihan, namun terkadang (belum tahu kenapa) ada sistem yang tidak cukup hanya dikopi ke folder a dan b. Dan (setelah pusing tujuh keliling), pemecahannya didapatkan setelah mengkopi ke folder c, d dan e. Terimakasih untuk Dik Wahyu atas hal ini!!! :)
Itu saja. Btw, kalau langkah ini dilewati, nanti kotak dialog Setting Koneksi tidak akan menampilkan daftar COMM Port yang terpasang pada sistem, seperti berikut.
Langkah terakhir, file SQL yang saya sertakan merupakan file SQL MySQL, untuk itu terlebih dahulu Anda harus menginstall distribusi MySQL yang beredar banyak di internet, salah satu yang saya sarankan adalah WAMP 2.0, silahkan di download disini : (TODO). Kemudian masukkan database *.sql yang saya sertakan dengan cara membuka Command Prompt, dan mengetikkan perintah berikut.
Pada langkah 1, Anda harus menjalankan console MySQL, caranya klik kiri pada Tray WAMP Server, dan pilih MySQL Console. Berikut :
Isikan password, (default kosong, enter saja). Ketikkan perintah create database smserver;
Pada langkah kedua,folder aktif (dengan perintah CD) harus berada pada file smserver.sql, dan ketikkan perintah tersebut. Perhatikan bahwa mungkin karena perbedaan versi WAMP, maka alamat mysql.exe Anda berbeda dengan yang terdapat pada sistem saya. Maka Anda harus menyesuaikannya.
Oke. Semoga berhasil.
Catatan:
Lihat textbox Arguments. Saya desain agar SmsServer ini bisa dipergunakan untuk berbagai konfigurasi Server MySQL, dengan membuat nilai-nilainya diinputkan dari luar. Untuk saat ini, Anda hanya perlu merubah password MySQL Anda menjadi 'muhammad', agar perubahan arguments tidak diperlukan. Begini caranya.
Adapun berikut adalah penjelasan singkat makna masing-masing argument:
Kalau Anda tidak merubah Password basisdata, maka ubahlah pada textbox arguments pada string muhammad, ubahlah menjadi '<nama password baru>'. Misal jika tidak diberi password, ketikkan ''.
Semoga berhasil dan bermanfaat ya dik!
Ide menjadikan Sms Server sebagai aplikasi yang berdiri sendiri muncul tatkala saya sudah 4 kali membuat aplikasi Sms Gateway, yaitu
Kompleksitas Sms Gateway yang bercampur dengan kompleksitas domain aplikasi pada Aplikasi 1 dan Aplikasi 3, ternyata dicerahkan dengan pemisahan keduanya pada Aplikasi 2 dan Aplikasi 4. Cara kerja Gnokii dan FBUS sama saja, yaitu mereka merupakan Sms Server yang berdiri sendiri, dimana setiap ada Sms yang masuk akan dimasukkan ke tabel sms Inbox, dan setiap data baru pada sms outbox akan dikirim ke nomor HP yang dituju.
Setelah melalui beberapa kali proses penyempurnaan, berikut adalah arsitektur Sms Server yang saya beri saja nama, SWDEV Sms Server (S3).
Pertama kali yang perlu diamati adalah adanya garis-garis putus berwarna merah yang memisahkan dua domain aplikasi, yaitu S3 dan aplikasi Anda (apapun itu, mulai dari aplikasi pembayaran tagihan listrik dan telepon via SMS, SMS Banking atau Penjualan Handhone via SMS). S3 dan aplikasi Anda berkomunikasi dengan menggunakan Tabel SMS Inbox sebagai tabel penampung SMS yang baru masuk dan tabel SMS Outbox sebagai tabel penampung SMS yang akan dikirimkan. Sederhananya, jika ingin membaca SMS yang baru masuk, buatlah timer/thread yang akan membaca tabel SMS Inbox setiap jeda waktu beberapa detik ( 5 detik cukup bagus) dan jika ingin mengirimkan SMS ke nomor tertentu, masukkan saja data sms yang akan dikirimkan beserta nomor HP yang dituju ke tabel SMS Outbox. Sederhana kan?
Berikut adalah tampilan S3 yang independen, dan berdiri sendiri.
Daftar koneksi ditampilkan pada dialog di bawah ini:
Setting koneksi dilakukan pada dialog di bawah ini :
Berikut adalah beberapa HP yang telah diuji dengan baik:
Semoga bermanfaat!
NB :
