Showing posts with label Family::Al-Fath. Show all posts
Showing posts with label Family::Al-Fath. Show all posts

Tuesday, May 15, 2012

Mensuasanakan Al-Fath ke Dalam Dunia Baca dan Tulis


Memiliki anak itu harta yang tak bertepi.
Samudra yang tak kunjung habis untuk dipelajari.
Begitulah yang kami rasakan tentang Al-Fath dan Al-Kahf

Saat Al-Fath masih belum bs bicara lancar, namun menunjukkan kecerdasan, saya sudah berpikir-pikir, "Seperti apa ya, kalau sudah bisa bicara?" (Eh, tak dinyana, Al-Fath jg bertanya-tanya hal yang sama tentang Al-Kahf, "Kalau dedek sudah bisa bicara, seperti apa ya?". Haha. Like father, like daughter). Kemudian kami atur suasana agar Al-Fath senang dengan belajar, dan tidak merasa tertekan dalam hal itu. Saya pribadi berpendapat, "Sekolah itu akan ditempuh kurang lebih sepertiga usia. Nah, kalau dia tidak bisa menikmati proses tersebut, tentu sangat sedih rasanya".

So, meski masih 2 tahun, saya sudah belikan buku-buku mengenal huruf dan membaca cepat.
Supaya dia senang dan dekat dengan buku. Kami ajak ke Gramedia dan Perpustakaan. Akhirnya, Perpustakaan menjadi salah satu tempat liburan yang digandrungi Al-Fath : "Yeeeee, kita ke Perpustakaan Buku!!". Haha.

Kemudian saya buatkan program komputer mengenal huruf, di awal sekali dia mulai tertarik dengan huruf-huruf : Jika kami tekan tombol A, maka akan muncul gambar Ayam dan suara rekaman kami berdua menerikaan, "Ayaaaam!". Cara yang jitu bagi Al-Fath untuk mudah dan senang menghafal huruf-huruf.

Nah, akhirnya Al-Fath sudah mulai bisa membaca buku, meski masih terbata-bata.
Saya upload video saat Al-Fath  membaca buku di perpustakaan, dengan didampingi uminya.

Setelah itu Al-Fath juga kami ajak ke Mizan Book Corner di Jalan Kaliurang KM 6 (Kentungan). Saya pilihkan buku cerpen dan novel yang ditulis oleh anak-anak (usia SD). Tempat ini nyaman, dan homy sekali.

Harapan kami ke Al-Fath? Jadilah apa saja, asal kamu bahagia dan itu dalam ridho Allah SWT.

Amiiin

Wednesday, April 11, 2012

Semangat dan Kebahagiaan Al-Fath dan Al-Kahf dalam Belajar

Pemandangan ini...
tidak ada yg bisa menggantikannya dengan apapun!

Sesungguhnya, kami sendiri yang mengatur agar anak-anak senang belajar. Saat itu Al-Fath masih 3 tahun, saya sudah belikan buku Cara Cepat Belajar Membaca (saat ini dia 4.5 tahun, baru tuntas dirampungkan dengan dituntun Uminya!). Uminya saat itu juga bilang, kurang lebih, "kayaknya Al-Fath masih terlalu kecil lho". Tapi saya paham akan satu hal : otak kanan seorang anak, akan mudah dirangsang jika sudah diasup dengan simbol-simbol tertentu. Dalam hal ini, simbol tersebut adalah buku. Dan meski saat itu dia masih enggak PD mulai baca, tapi dengan memegangnya, melihat gambarnya dan membolak baliknya, otak kanannya akan memberikan sugesti betapa menyenangkannya buku!

Dan memang, Al-Fath tumbuh menjadi anak yang senang belajar. Saya sendiri sampai terheran-heran dan sering membandingkan dengan masa kecil saya. Seingat saya, saya memang senang dan antusias belajar. Cuman saya rasa, level antusias Al-Fath berkali kali lipat saya! Yang mengasyikkan, ia secara sadar dan tidak sadar, berhasil menularkan antusiasme ini ke Al-Kahf, adiknya...

Baru-baru ini saat belanja bulanan di LotteMart, Uminya melihat ada meja bundar kecil warna pink. Suka sekali Uminya, dan ditawari ke Al-Fath : suka juga dianya. So, dibeli dan ... Al-Fath enggak sabar sampai di rumah! Sampai rumah padahal sudah jam 9 malam, tapi tetep aja dia dan adiknya langsung duduk di Meja Pink Bundar ini dan belajar! Materi belajar? Mewarnai! Aduh, bahagiaaaa sekali...

Saya tidak akan lupa pemandangan saat melihat Al-Kahf turun dari kursi dan berjalan ke kakaknya, menengok kegiatan kakaknya dan kemudian balik lagi : meniru apa yang digambar kakaknya! Luar biasa. Dia menirukan menggambar lingkaran.. dan hasilnya memang bulat! :D

Satu hal lagi yang mengesankan, beberapa hari sejak saat itu, mereka tidak tertarik menonton Tivi lagi. Lebih suka dan sibuk di atas Meja Pink Bundar ini... bagi saya, itu seakan-akan sekali kayuh, tiga pulau terlampui...


Al-Kahfi dan Al-Fath... semangat belajar yaa!!!

Ayo2, pada semangat dan bahagia dalam belajar ya
Supaya masa sekolahmu membahagiakan nantinya!
Amiiiiiiiiiiiin

Wednesday, November 09, 2011

Berkreasi bersama Al-Fath dengan Windows 7 Snipping Tools

Potongan image yang diambil Kakak Al-Fath :)

Dia bisa menguasai empat elemen : api, air, tanah dan udara. Siapa namanya???

Hewan ini bisa terbang, yang punya bs mengendalikan api,air,tanah dan udara. Apakaha namanya???

Buah yang namanya jg nama laptop Abi .. apa hayo?

Binatang apakah ini?

Tempat yang kita sering datangi...apa kah itu???

Yang kalau kita naik ini, kita ga kehujanan.. apa hayo?

Emaaa... apa hayo??

Friday, June 17, 2011

Capoeira for My Children :)

Still Picture : Al-Fath, Me and Al-Kahfi

Youtube Video : Me on the Ginga

Hidup ini sungguh, memang sementara. Pun fana.
Nilai dunia di sisi Allah, tidak akan mampu menyamai sebelah sayap nyamuk (betapa kecilnya!)
Sedikit manusia yang tahu, sadar dan meresapi makna kesementaraan dunia.

Anak-anak saya yang saya cintai ini pun sementara.
Pada akhirnya, entah saya yang mendahului, atau mereka yang mendahului, untuk kembali ke Pencipta.
Itulah hakikat kehidupan.

Tapi tidak selamanya Anda akan mampu memandang hakikat.
Saat saya sedang bercanda-canda dengan Al-Fath dan Al-Kahfi ini, saya tidak benar-benar mampu mengingat kefanaan tersebut : karena mereka nyata dan saya berinteraksi dengannya. Saat saya ber-Ginga dan Qissada, saya bisa tersenyum lepas dan merasakan kebahagiaan.
Itulah kebahagiaan dunia.

Saat ini Al-Kahfi masih 7bulan, berjalan ke 8bulan.
Sesuatu yang membuat saya senang adalah, saya mulai bisa merasakan gerakan-gerakan Capoeira dengan alami. Sebelum ini terasa masih kaku dan agak aneh mencoba gerakan-gerakan baru. Nah, dengan perkembangan yang seperti sekarang, wah, semoga dalam 3-4 tahun lagi, saya sudah mampu ber-Jogo dengan lebih memuaskan.... :)

Mengajari anak-anak Anda, dengan ilmu yang Anda kuasai sendiri, itu sangat memuaskan.
Dan lebih bermakna, karena anak Anda akan merasakan ikatan yang lebih dalam lagi.
Jika Anda sudah mampu melakukan itu, maka itu berarti peran guru formal (guru komputer, guru agama, guru Capoeira, dsb..) sudah mampu Anda gantikan. Selama-lamanya anak Anda akan mengingat dan terkesan sampai akhir hayat dengan ilmu yang Anda turunkan tersebut.

Saya ingin Al-Fath dan Al-Kahfi terus-menerus mendoakan saya nanti, selepas kembalinya saya ke Ar-Rahman : "Ya Allah ampunilah aku, dan ibu bapakku. Dan sayangilah mereka, sebagaimana mereka menyayangi aku semasa aku kecil"


Rabbighfirlii wali wali dayya, warhamhuma, kamaa rabbayani saghira...


Itulah salah satu amal jariyah, yang pahalanya tidak akan putus meskipun Anda dikubur di dalam tanah yang hanya seluas 2x1x1... :)

Alhamdulillah

Monday, May 02, 2011

Al-Fath dan PhotoBooth

Al-Fath mengulang2 : "Kakak, punya anak kemban". :))

Deskripsi yang paling menjelaskan itu kata2 Uminya, "Al-Fath nurun narsisnya abi deh". ^_^

Awalnya Al-Fath itu suka dengan Macbook di bagian aplikasi Pencil Animationnya (ini freeware). Itu karena dia dulu awalnya suka pakai Paintbrush di Windows. Terus, setelah kenal PhotoBooth, mulai deh : jepret2 wajahnya yang dalam berbagai pose. Misal ini :






Ah, tambah terhibur dan sejuk hati kami memandang Al-Fath.... :)

Semoga bermanfaat, karena keabadian Anda, ditentukan oleh apa yang Anda turunkan kepada anak cucu Anda...

Monday, April 18, 2011

Persiapan untuk Kembali Bekerja dari Rumah

Sesi Foto saat Bersih-Bersih Mobil di Hari Minggu... :)


Ada perbedaannya dari yang sebelumnya : saya merasakan betapa berharganya mendapat privilege untuk bekerja dari Rumah.

Tidak bisa terbayang kembali, untuk bekerja dengan gaya bekerja pegawai kantor. Mungkin ini cuma masalah selera, perspektif pribadi atau filosofi, tapi yang jelas, bisa bekerja u/ kebutuhan keluarga, sembari tetap bisa berada di dekat anak dan istri, adalah suatu hal yang terlalu besar u/ saya terima.
Dan saya akan benar-benar bersyukur untuk semua kemudahan itu. Alhamdulillah

Sunday, March 27, 2011

Al-Fath, Cintanya Abi....


Hehe. Anda pasti setuju, kalau putri pertama saya ini very-very cute... (Kata banyak orang, nurun saya. Hehe).

Saya ingin yg terbaik untuknya, dan tentu juga begitu kata semua orang tua. Namun saya tidak mau memaksanya. Tapi akan saya siasati... :p

Hal itu berbeda. Misal, saya ingin Al-Fath punya kesenagan akan belajar dan membaca, maka saya siasati membelikan buku2 yg bagus dan tanamkan, tanpa dia sadari, bahwa membaca itu menyenangkan. 

So far, Al-Fath ketagihan belajar.. 

Alhamdulillah

Monday, February 07, 2011

Kecerdasan Al-Fath

Pertama-tama, sebelum membaca artikel ini, pahamilah bahwa : Anak di Mata Orang Tuanya adalah Yang Paling Sempurna. ^_^  Jadi, artikel ini benar2 subyektif...

Al-Fath saat dia ulang tahun yang ke-2, (2009) saya beliin banyak puzzle2 : rubik, puzzle kayu dan banyak lagi. Saya tahu, saat itu Al-Fath mungkin ga akan ngerti banyak, atau ga akan bisa mecahin puzzle yang saya belikan. Tapi, itulah yang dinamakan Merangsang Kecerdasan Anak. Merubah anak, atau manusia secara umum, membutuhkan kesabaran dan strategi yang rentang waktunya bisa bertahun2. Saya tahu, satu kata yang kita ucapkan bertahun2 lalu, baru akan memiliki efek perubahan yang nyata 7 tahun kemudian misalnya. Hal itu terjadi karena untuk berubah, kesiapan mental seseorang mungkin belum memadai. Atau, memang hal yang kita inginkan untuk berubah itu, bukan hal yang ringan untuk dilakukan. Bersabar, itu kuncinya

Nah, terbukti, di usia yang ke-3 tahun ini, Al-Fath sudah bisa memecahkan puzzle yang dulu saya belikan. Hm, sebenarnya bukan Al-Fath yang memecahkan, namun Umminya. Setelah dipecahkan, Umminya menggambarnya di kertas, dan Al-Fath menggunakan panduan itu  u/ memecahkan puzzlenya. Benar2 dengan mengikuti panduan itu. Mengagumkan ya? (hati2, mode subyektif. hehe)

Video  yang saya sertakan disini, adalah video saat Al-Fath memecahkan puzzle tersebut. Thanks to siswi yang bersedia minjemn Nokia E-63 nya. Beyond saya? dah ga tau deh mau diapain ^_^


Indah sekali... :)

Monday, October 11, 2010

Mobil untuk Al-Fath, dari Allah ya Kak…

Red heart
111010-0731 - Copy
Nah, lho? Akhirnya kami malah punya mobil????
Padahal baik saya dan istri sama2 tidak merencanakan memiliki mobil sebagai salah satu kemapanan kehidupan. Yang terbayang hanya mengajukan KPR. Paradigma kami saat itu, memiliki mobil adalah suatu kemewahan yang berlebihan, bukan kebutuhan dalam berkehidupan. Segera paradigma kami berubah…
Secara kasat mata/pendengaran, kami sering denger Al-Fath berdoa, “Ya Awoh, Afat minta mobin ya Awoh”. Siapa saja yang denger takjub mendengar doa anak kami ini. Doanya sehabis wudhu, sholat atau pas lagi main2 ya itu, selain, “Ya Awoh, Afat minta umah ya Awoh”, juga, “Ya Awoh, Afat minta awah ya Awoh”. Hehe, jadi Al-Fath ini mintanya semua ke Alloh : Mobil, Rumah dan Sawah. Hadeuh, kami sebagai orang tua, jadi seneng duonx…. Angel
Dan, kemudian setelah berpikir masak2, ikut2an lah saya berdoa spt itu Winking smile, dan mengatur rencana. Karena tidak mudah :
  1. Untuk suatu kemapanan, kemungkinan terbesar setelah memiliki kendaraan yang cukup (misalnya sepeda motor), Anda akan langsung memikirkan KPR (Kredit Pemilikan Rumah). Nah, itulah juga yang awalnya saya pikirkan. Pun juga sudah membayar DP di konsultan KPR.
  2. Namun DP itu kemudian saya batalkan, karena ternyata kami jadi menikmati hidup di Jogja Selatan, setelah sebelumnya KPR tersebut di Jogja Utara. Dan rencana selanjutnya memulai rumah tidak dengan KPR, tapi dari pemilikan Tanah terlebih dahulu. Disini, pembiayaan syariah insya Allah akan sangat membantu Smile
  3. Sembari kosong dari kewajiban kredit, akhirnya saya tersadar akan keharusan saya memiliki mobil. Alasannya sederhana : Al-Fath pernah sakit panas pilek tepat setelah selesai saya gonceng di tangki depan Vixion. “Wah, memang harus ada mobil ini. Nanti kalau dedek lahir, … gimana dong?”
Jujur, tidak mudah mencari mobil yang tepat. Limit pada budget menjadi alasan utamanya. Juga keawaman tentang mobil (yang segera sirna begitu Jurus Google diterapkan. Hehe). Namun, beberapa hambatan ekonomi ini, ternyata bisa mengantar ke suatu pemikiran dan tindakan bisnis yang sederhana saja, namun cukup prospektif :
  1. Dengan uang sebesar 10jt, kisaran mobil yang Anda dapatkan mungkin hanya bisa sebatas Toyota Corolla DX 80/81. Itu pun masih harus menambah dana sebesar 3-5jt lagi.
  2. Seorang teman di FB (makasiiiih sekali mas), menyarankan, “kalau budget di kisaran 15-20an jt, bisa dipertimbangkan Mazda MR / Vantrend. Dapat di keluaran 90-an, tidak selawas DX”.
  3. Setelah berburu kurang lebih 1.5bulan, akhirnya kami dapatkan  juga mobil ini : Mazda Vantrend 95, warna Biru Metallic. Sederhana saja : silahkan cermati iklan KR harian di bagian mobil. Cari merk mobil yang Anda incar. Telpon, datangi dan kalau suka, silahkan bernegosiasi. Dari harga 32.5juta yang ditawarkan, saya dapat di harga 30jt. Alhamdulillah. Smg sama2 memuaskan.
  4. Tidak, saya tidak membeli secara kas. Dengan DP 10jt, sisanya saya meminta bantuan pihak Leasing, OttoCar, beralamat di Cassa Grande Jogjakarta. Berminat atau sekedar mencari informasi? Silahkan kontak Mas Taufik : 081 226 015 99. Dengan tenor 35 bulan, maka per bulan saya berkewajiban membayar angsuran 820rb.
  5. Mau tau langkah selanjutnya? Saya ringkas saja : hubungi teman yang memiliki SIM A dan tawarkan menjadi instruktur kursus mengemudi, pasang iklan kursus mengemudi di KR dan tawarkan dengan harga miring (untuk membuka pasar dan perkenalan saja).
  6. Perkiraan omzet? 2jt-an Smile with tongue out
Ide ini saya dapat… ya dari instruktur kursus mengemudi yang mengajari saya.
Semoga bermanfaat!

111010-0730[7]
“Senang ya kak…”.
Kata Al-Fath, “Kakak eneeeng eai. Sekarang afat udah punya mobin, berarti tinggal umah. Ya Awoh, Afat minta umah ya Awoh”
Hahaha. Orang tua mana yang ga senang Kak Smile

NB:
  • Sebenarnya urusan Leasing baru rampung Selasa besok, tapi karena Minggu Malam istri sudah kontraksi2, Bapak pemilik mobil ini segera saya hubungi  : dan malam itu langsung diantar.
  • Sesungguhnya saya baru punya pengalaman 1jam mengemudi (baru di materi kopling, berhenti dan maju. Gitu aja loh), tapi karena Prinsip Suami Siaga, saya jadi langsung nekat mengambil latihan sendiri malam-malam. Satu lap saja. Dari rumah ke Bu Bidan. Kqkqkqkq. Jangan ditanya lagi tegangnya saya setelah latihan selesai.
  • Huf, bismillah. Mo ganti Oli, terus ke Markaz. Harus berani, meski jam terbang baru 3jam, langsung dipakai di jalan raya. Insya Allah sih, ga ada razia untuk mobil deh. Berdoa aja, “Subhanalladzi, sakhoro lana, hadzaa kunna lahu muqrinin, wa inna ilaa rabbina lamungqalibun..” Dijamin pulang dengan selamat Smile

Sunday, April 04, 2010

Al-Fath Melihat Al-Fath

image
Haha, ini sih, bukan peristiwa manusia melihat Qaarin atau Jin Kembarannya lho. Tapi, ya sekedar anak usia 2,5 tahun melihat video-nya yang usia semingguan. :D
Foto I itu foto yang sudah saya upload ke YouTube juga. Wah, pipinya. Hehe. Juga mata-nya. Sempurna (tapi, menurut saya sih, putri di mata ayahnya sempurna semua deh)
Foto II .. nah, itu diambil barusan aja, sebagai akibat Al-Fath melihat Foto I. Dia langsung minta, “Afat mau di endon”. Maksudnya, Al-Fath mau di gedong. Haha, kakinya enggak cukup untuk di gedong dengan kain yang sama.
Melihaimaget anak kita tumbuh besar, bahagia serta membahagiakan, adalah salah satu mukjizat Allah, Tuhan Yang Maha Esa. Tidak bisa mendeskripsikan perasaan terbengong-bengong melihat anak kita bisa belajar sesuatu dengan cepat (Al-Fath sudah hafal 20-an asmaul husna, beberapa warna dan hewan dalam bahasa Inggris, juga hafal … nama2 karakter SpongeBob Squarepants). Pinter sekali :)
Ah, tapi sekali lagi menurut saya, putri di mata anaknya, adalah yang paling pinter, dan paling cantik ^^
Semoga bermanfaat!
-= Eko SW =-

Wednesday, September 02, 2009

Transformasi Paradigma Rumah > Kantor + Sekolah

rumah
Saya lagi senang dengan operator pembanding >, yaitu greater than atau lebih besar dari.
Sehabis berbincang dengan Ummi tentang Al-Fath yang tumbuh lebih cepat berkembang kecerdasannya, ketimbang anak seusianya. Saya tidak menyadari awalnya, namun kenyataan bahwa saya dan Ummi tidak bekerja di kantor tentu memberikan sumbangsih besar terhadap perbedaan perkembangan Al-Fath. Sepertinya, Al-Fath (dan adik2nya kelak) tidak akan mengenal konsep kantor ^_^
Paradigma yang tidak disadari, adalah kita menganggap sekolah adalah keniscayaan bagi anak kita, sebagaimana kita umumnya menganggap bahwa kantor pun adalah keniscayaan. Yang saya maksud dengan niscaya adalah ini :
  1. Wajib
  2. Tidak ada pilihan lain
  3. Di luar itu, tak akan bisa … bahagia
Keniscayaan itu muncul, dimulai dari Anda sebagai orang tua yang berperan utama untuk membentuk paradigma anak. Anda harus terlebih dahulu mengubah paradigma itu : bahwa saya bisa menciptakan rumah yang mempunyai kekuatan lebih besar dari gabungan antara Sekolah + Kantor.
(Berlanjut, … mungkin ^_^)
Semoga bermanfaat!
NB:
  • Dengan konsep ini, maka saya tidak merasa perlu mematuhi aturan atau kurikulum sekolah untuk memberikan pelajaran atau pengayaan lain untuk Al-Fath (dan adik2nya). Misal, saya ingin sekali Al-Fath memahami konsep Matematika dari awal mulai berpikir secara rasional. Juga, konsep kehidupan sebagai sesuatu yang diciptakan dan dianugerahkan Supreme Being (Allah SWT) adalah konsep yang ingin saya tiupkan setiap harinya.
  • Juga Muhammad sebagai Tujuan Hidup.
  • Amiin…. 

Friday, August 28, 2009

Kinerja Layanan di Bulan Agustus 2009

Grafik Peningkatan Kinerja 
Lebih bagus, tapi masih ada catatan yang masih tersisa. Itu kesimpulannya.
Beberapa faktor penunjang perubahan adalah sebagai berikut:
  1. Dipergunakannya Zahir Accounting
    Ini luar biasa pengaruhnya. Konsep akuntansi, terasa sekali manfaatnya dalam mengatur kehidupan yang sudah dipahami salah satu aspeknya sebagai mencari nafkah (susah lho, untuk paham apa itu kehidupan. Yah, mungkin diterima ajalah. Tapi ga deh, saya mau cari tahu terus-menerus apa itu kehidupan).
    Dengan Zahir, konsep Hutang, Piutang dan Keuntungan jadi jelas dan dapat dipahami dengan mudah. Oya, Anda punya usaha nih? Cobalah Zahir (beli2). ^_^
  2. Posisi kerja di depan Desktop, alih-alih Laptop.
    Membuat saya memanfaatkan meja kerja dengan optimal untuk bekerja. Esensinya adalah : jika ingin bekerja, duduk di kursi putar. Jika tidak, jangan duduk disitu. Kalau dengan laptop? Engga jelas. Bisa aja laptop dibawa kesana-kemari dengan niat untuk kerja, eeeh, tapi malah ga kerja2.
  3. Rumah yang lebih luas.
    Sambil kerja, saya jadi bisa lihat Al-Fath muter2 naek sepeda yang baru dibelikan neneknya. Itu diantaranya. Yang lainnya adalah, antara ruang tamu, ruang kerja dan ruang keluarga bisa terpisah dan tidak saling mengganggu. Nah, itu, indah sekali. :p
  4. Penggunaan DeepFreeze.
    Ada pengaruhnya lho. Saya jadi langsung fokus kerja, tanpa tergoda untuk kustomisasi Windows di sana-sini. Itu jadi bermanfaat sekali.
  5. Langganan Kompas.
    Huee? ada pengaruhnya? iya bgt. Pertama, karena sudah langganan, maka ga ada waktu yang dibuang untuk berburu kompas di pagi hari. Pun, ide-ide profesionalitas, humanitas dan lifestyle yang ada di Kompas bisa menggugah kesadaran akan kehidupan. Kurang lebih seperti itu
  6. Kurangi Maqomi
    :)) yang ini ga saya jelasin deh. Tapi, kalau ada yang baca dan paham, pasti langsung suruh saya Istighfar :p
    Mahaf2
  7. Sholat Jama’ah bersama Al-Fath
    ^_^ Yang ini benar-benar tidak akan pernah terjadi kalau saya kerja di kantor. Al-Fath ikut di depan tangki V-ixion, berangkat ke Masjid barat rumah. Disana juga kadang2 ikut gerakan2 sholat, pastinya sih ngeduluin. Setelah sholat berdoa : “Ya Alloh, minta uuuaaan”. (maksudnya Minta Uang. Bukan saya lho yang ngajarin, tapi habis itu saya suruh :”Minta  mobil juga”. hihi)
Alhamdulillah
Semoga bermanfaat!
NB:
  • Saya ada rencana membuat informasi statistik tentang layanan ini dengan format Grafik : online via Google Code atau Dojo. Ada sih, layanan hosting berbayar yang bisa saya manfaatkan basis datanya (bagus lho). hehe
  • Jadi, nanti akan tahu, bagaimana kinerja bulanan layanan saya : berapa layanan baru, berapa yang selesai, berapa yang tuntas sampai revisi2 dan sebagainya.

Tuesday, August 25, 2009

Bulan Ramadhan : Bulan Kebahagiaan Terdalam

AlFath-BudeWarnoTamanPintar 019
Al-Fath dilahirkan di bulan itu, tanggal 1 Ramadhan 1428 Hijriyah.
Ramadhan saat ini merupakan Ramadhan dimana Al-Fath dibarengi Ummi bisa berangkat sholat Tarawih ke masjid. Duh, senangnya. Mendengar Al-Fath manggil2 : “Abi, abi? Abi mana ya?” Hahaha, lalu, bagaimana tarawihnya itu???
Kemarin, sepulang tarawih,saya tunjukkan bulan di langit ke Al-Fath, dan bilang : “Itu namanya sama seperti Al-Fath lho : Bulan Ramadhon. Al-Fath kan namanya Ramadhon?”. Dijawab, “Bulan, ama. Romadhon”.
Alhamdulillah….
Semoga bermanfaat!
NB:
  • Meski, kalau tarawih di masjid, Al-Fath kasihan juga dilihatnya : pipinya ditoweli kakak2. Tembem :p (entah nurun siapa)
  • Juga bisa pamitan kalau pulang : “Ai Bapaaak”. Kepalanya sambil nunduk gitu. Kata ummi, “Ramahnya nurun kamu”. hehehe

Saturday, June 20, 2009

Cinta Alfath


Itu Alfath sekitar 6 bulan lalu lho, sedang jalan2 sama Ummi+Abi di Steak And Shake Jakal (sekarang dah pindah di Jalan Pandega Marta (kalo ga salah ingat nama jalannya)... Yang sekarang sih, tambah pinter. Apa2 maunya sendiri. Nangis kalau dibantu : pakai baju+celana, turun dari tangga, makan, sampai naik dan turun motor (lah, gimana caranya naik turun V-ixion sendiri??? ^_^).

Wah2, abi terobsesi Alfath pintar matematika nih. Tapi, ditanya berapa jumlah sapi, bebek,kambing yang kebetulan dilihat pas jalan2 di sekitar rumah, jawabnya sama terus : Lima!

Hehe

Semoga bermanfaat!
NB:
  • Ayo2, siapa yang belum punya putra/putri, silahkan tingkatkan aktivitas reproduksinya... ^_^
  • Tapi, tentunya kudu Nikah dulu ya :p
  • Ga perlu mewah2, sederhana aja. Berkahnya lebih banyak.
  • Insya Allah...

Thursday, February 26, 2009

Untuk Al-Fath

Abi mencintaimu, dan akan selalu mendekapmu. ^_^
Sekarang sudah 1 tahun 5 bulan. Bisa main-main sama Dik Angga ya. Kalau dijemput Dik Angga, "Al-Fath maen yuuuk???". Wah, langsung disambut seruannya. Abi sampai kaget liat Al-Fath gandengan berdua ke rumah depan. Hehehe.
AlFath
Kata Ibu (penjual) Lotek juga, "Al-Fath kendel ya, baru coba sudah endak mau dipegangi lagi". Itu lho, saat ada (namanya apa sih?) tukang yang naek sepeda yang ada kuda-kudaannya. Al-Fath kan endak mau dipegangi? Maunya sendiri. Pinteeer.

Juga, ingat tidak. Al-Fath paling seneng ikut naek V-ixion Abi. Malah, yg pertama naik sama Abi, kan Al-Fath? Hm hm hm. Senengnya...
Sejah saat itu tuh, Al-Fath seneeeng sekali ikut Abi naek V-ixion. Keliling2 sekitar Karanggayam, pakai Jilbab. Sampai2, sepertinya, gara-gara Abi ajak bolak balik ke Markaz Al-Ittihaad 2 hari penuh, eeeh, besoknya panas ya. Hihi, dikira kena Demam Berdarah, sampai2 dicek darahnya 2x. Wah wah, pas yang ketiga Abi larang. Soalnya Al-Fath tetep riang siiih...

Sampai nanti Al-Fath yaaaa....
Jazaakallah...
NB:
  • Pemberani. Meski, takutnya sama tokek kali ya? hehe