Tuesday, May 15, 2012

Mensuasanakan Al-Fath ke Dalam Dunia Baca dan Tulis


Memiliki anak itu harta yang tak bertepi.
Samudra yang tak kunjung habis untuk dipelajari.
Begitulah yang kami rasakan tentang Al-Fath dan Al-Kahf

Saat Al-Fath masih belum bs bicara lancar, namun menunjukkan kecerdasan, saya sudah berpikir-pikir, "Seperti apa ya, kalau sudah bisa bicara?" (Eh, tak dinyana, Al-Fath jg bertanya-tanya hal yang sama tentang Al-Kahf, "Kalau dedek sudah bisa bicara, seperti apa ya?". Haha. Like father, like daughter). Kemudian kami atur suasana agar Al-Fath senang dengan belajar, dan tidak merasa tertekan dalam hal itu. Saya pribadi berpendapat, "Sekolah itu akan ditempuh kurang lebih sepertiga usia. Nah, kalau dia tidak bisa menikmati proses tersebut, tentu sangat sedih rasanya".

So, meski masih 2 tahun, saya sudah belikan buku-buku mengenal huruf dan membaca cepat.
Supaya dia senang dan dekat dengan buku. Kami ajak ke Gramedia dan Perpustakaan. Akhirnya, Perpustakaan menjadi salah satu tempat liburan yang digandrungi Al-Fath : "Yeeeee, kita ke Perpustakaan Buku!!". Haha.

Kemudian saya buatkan program komputer mengenal huruf, di awal sekali dia mulai tertarik dengan huruf-huruf : Jika kami tekan tombol A, maka akan muncul gambar Ayam dan suara rekaman kami berdua menerikaan, "Ayaaaam!". Cara yang jitu bagi Al-Fath untuk mudah dan senang menghafal huruf-huruf.

Nah, akhirnya Al-Fath sudah mulai bisa membaca buku, meski masih terbata-bata.
Saya upload video saat Al-Fath  membaca buku di perpustakaan, dengan didampingi uminya.

Setelah itu Al-Fath juga kami ajak ke Mizan Book Corner di Jalan Kaliurang KM 6 (Kentungan). Saya pilihkan buku cerpen dan novel yang ditulis oleh anak-anak (usia SD). Tempat ini nyaman, dan homy sekali.

Harapan kami ke Al-Fath? Jadilah apa saja, asal kamu bahagia dan itu dalam ridho Allah SWT.

Amiiin

1 comment:

ummi said...

Aamiin..