Wednesday, June 01, 2011

Hakikat Mecintai Muhammad





Hakikatnya? Lebih mencintai kematian daripada kehidupan.

Itu sesuatu yang tidak bisa ditawar-tawar lagi.
Kalau Anda mengatakan mencintai Muhammad, tapi masih berkeluh kesah tentang kehidupan, dan risau serta khawatir tidak mendapatkan bagian dari dunia, maka pernyataan cinta Anda tidak memiliki arti lagi.


Landasan haditsnya? Hadits ini Riwayat Bukhari : Demi Allah, salah seorang dari kalian tidak akan dianggap beriman hingga diriku lebih dia cintai dari pada orang tua, anaknya dan seluruh manusia.” (HR. Al-Bukhari)
(referensi)

Ya Allah, hatiku sudah terisak-isak lagi...



Sesungguhnya, tidak perlu lagi penjelasan tambahan. Sabda Nabi SAW di hadits itu sederhana sekali.
Kalau ada pertanyaan, "Dimana Muhammad?". Dan Anda jawab, "Sudah wafat". Ditanya lagi, "Jika demikian, mengapa Anda masih bersenang-senang hidup disini? Tidakkah yang mencintai akan ingin berkumpul dengan yang dicintai?". Apakah yang akan Anda jawab?

Kalau Anda masih memiliki banyak argumentasi, "Bagaimana dengan istriku/suamiku? Bagaimana dengan anak2ku? Bagaimana dengan rumahku?". Duh, itu lah tanda bahwa sesuatu selain Nabi Muhammad SAW masih lebih dicintai.

Sesederhana itu.
Mintalah Cinta itu, karena itu karunia yang tak bisa saya bayangkan bisa dibagikan dengan mudah.
Minta, kepada yang Menciptakan Muhammad...

* Teruntuk istimewa bagi Istriku, yang sering kebingungan dengan perasaan cintaku...

No comments: