Monday, December 16, 2019

Pohon Zaqqum Pohon Neraka

Hasil gambar untuk pohon zaqqum di dunia
(ilustrasi buah pohon zaqqum)
Dalam bahasa arab pohon zaaqum adalah pohon neraka, yang mana buahnya akan menjadi santapan atau makanan bagi penghuni neraka dan pohon ini tumbuh di Dasar Neraka. Jika pohon zaqqum diletakan di bumi, maka akan hancur bumi beserta isinya. Jika dimakan rasanya akan seperti kuningan yang dicairkan bahkan bisa lebih buruk. Buah tersebut akan membakar wajah beserta organ dalam mereka. Penghuni neraka akan selalu merasa lapar dan tidak akan pernah puas, mereka akan selalu tergesa gesa menuju dasar neraka, memakan apa saja yang mereka temui. Di dasar neraka mereka akan dipaksa untuk memakan buah zaqqum, bahkan sebelum disentuh pun bibir mereka akan terbakar sehingga tampaklah gigi - gigi mereka. Tidak hanya itu, mereka akan menelan duri dari buahzaqqum yang akan merobek kerongkongan, sebelum sampai di diperut buah itu akan membakar dan mengeluarkan isi perut. Dan para penghuni neraka akan memenuhi pertunya dengan buah zaqqum.

Allah swt berfirman dalam surat as-Shaffat:
أَذَلِكَ خَيْرٌ نُزُلًا أَمْ شَجَرَةُ الزَّقُّومِ . إِنَّا جَعَلْنَاهَا فِتْنَةً لِلظَّالِمِينَ
(Makanan surga) itukah hidangan yang lebih baik ataukah pohon zaqqum. Sesungguhnya Kami menjadikan pohon zaqqum itu sebagai fitnah (ujian) bagi orang-orang yang zalim
Allah juga menyebutkan, pohon ini tumbuh dari dasar neraka. Pohon itu sanat jelek. Sebagai makanan orang kafir. Allah berfirman di lanjutan ayat,
إِنَّهَا شَجَرَةٌ تَخْرُجُ فِي أَصْلِ الْجَحِيمِ . طَلْعُهَا كَأَنَّهُ رُءُوسُ الشَّيَاطِينِ . فَإِنَّهُمْ لَآَكِلُونَ مِنْهَا فَمَالِئُونَ مِنْهَا الْبُطُونَ
Sesungguhnya pohon itu adalah sebatang pohon yang ke luar dari dasar neraka.) Mayangnya seperti kepala setan. Sesungguhnya mereka benar-benar memakan sebagian dari buah pohon itu, maka mereka memenuhi perutnya dengan buah zaqqum itu. (QS. as-Shaffat: 62 – 63)
Allah sebut, pohon zaqqum itu sebagai fitnah bagi orang dzalim. Karena ketika Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menyampaikan informasi tentang pohon Zaqqum, manusia terbagi menjadi dua golongan,
Golongan pertama, mengimani dan meyakini kebenaran berita yang beliau sampaikan. Merekalah orang-orang yang beriman.
Kelompok kedua, mengingkari dan menolak dengan alasan logika
"Bagaimana ada sebuah pohon yang tumbuh di dasar api neraka yang apinya menyala - nyala.''
Dengan alasan lain dan informasi menganai pohon ini semakin membuat mereka kafir.
dan disurat al-isra, Alllah menyebut pohon ini sebagai pohon laknat.
Allah berfirman,
وَمَا جَعَلْنَا الرُّؤْيَا الَّتِي أَرَيْنَاكَ إِلَّا فِتْنَةً لِلنَّاسِ وَالشَّجَرَةَ الْمَلْعُونَةَ فِي الْقُرْآَنِ وَنُخَوِّفُهُمْ فَمَا يَزِيدُهُمْ إِلَّا طُغْيَانًا كَبِيرًا
Kami tidak menjadikan mimpi yang telah Kami perlihatkan kepadamu, melainkan sebagai ujian bagi manusia dan (begitu pula) pohon kayu yang terkutuk dalam Al Quran. Dan Kami menakut-nakuti mereka, tetapi yang demikian itu hanyalah menambah besar kedurhakaan mereka. (QS. al-Isra: 60).
Al-Hafidz Ibnu Katsir menegaskan bahwa yang dimaksud pohon terlaknat dalam ayat di atas adalah pohon zaqqum, berdasarkan kesepakatan ahli tafsir. (Tafsir Ibn Katsir, 5/92).
Ayat ini diturunkan dalam rangka memperingati orang kafir, akan ancaman di akhirat. Nabi Muhamad Saw menyampaikan kepada mereka tentang kejadian luar biasa yang dihadapi selama perjalanan isra'mi'raj. Diantara, pohon zaqqum, mereka akan diberi makan dari pohon terlaknat, yang tempatnya didasar neraka. Namun dengan diberikan informasi mengenai pohon ini mereka semakin menjadi kafir. (Tafsir Ibnu Katsir,5/92)
Ibnu Katsir menyebutkan riwayat dari Ibnu Abbas, ketika beliau menafsirkan ayat ini,
“Bahwa setelah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menceritakan tentang pohon Zaqqum, Abu Jahal langsung berkomentar,
هاتوا لنا تمرًا وزبدًا، وجعل يأكل هذا بهذا ويقول: تَزَقَّموا، فلا نعلم الزقوم غير هذا
“Sini, ambilkan kurma sama krim susu.” Lalu dia mengunyah kurma dan krim itu. Sambil mengatakan, “Tazaqqamuu (telan ini). Kami tidak kenal istilah zaqqum selain ini.” (Tafsir Ibnu Katsir, 5/92).”
Ketiga, di surat ad-Dukkhan, Allah sebut Zaqqum sebagai tha’am al-atsim (makanan tukang maksiat). Makanan ini bisa menghancurkan isi perut,
إِنَّ شَجَرَةَ الزَّقُّومِ ( ) طَعَامُ الْأَثِيمِ . كَالْمُهْلِ يَغْلِي فِي الْبُطُونِ . كَغَلْيِ الْحَمِيم
Sesungguhnya pohon zaqqum itu. Makanan orang yang banyak berdosa. Dia sebagai kotoran minyak yang mendidih di dalam perut. Seperti mendidihnya air yang amat panas.. (QS. ad-Dukhan: 43- 46).
Allah sebut pohon ini sangat panas. Ketika dimakan, seperti makan minyak mendidih. Kata Imam Mujahid – murid Ibnu Abbas –,
ولو وقعت منها قطرة في الأرض لأفسدت على أهل الأرض معايشهم
Andai setetes getah pohon ini turun ke bumi, akan merusak semua kehidupan penduduk bumi. (Tafsir Ibnu Katsir, 7/260).
Keempat, keterangan di surat al-Waqiah,
ثُمَّ إِنَّكُمْ أَيُّهَا الضَّالُّونَ الْمُكَذِّبُونَ . لَآَكِلُونَ مِنْ شَجَرٍ مِنْ زَقُّومٍ
Kemudian sesungguhnya kamu hai orang-orang yang sesat lagi mendustakan ( ) Benar-benar akan memakan pohon zaqqum, dan akan memenuhi perutmu dengannya. (QS. al-Waqi’ah: 51 – 53).
Setelah menjalani siksaan yang demikian mengerikan, mereka sangat kelaparan. Membuat mereka terpaksa makan pohon yang bentuknya jelek dan merusak isi perut.
Informasi diatas hendaknya senantiasa mendekatkan diri kita ke Allah SWT, menjauhi laranganNya. Dengan cara menjaga Shalat 5 Waktu berjamaah, banyak berihktiar, sedakah, dan lain sebagainya.

No comments: